Yaa, itu adalah ospek yang diadakan oleh jurusanku setelah
sebelumnya kami mahasiswa baru melewati ospek universitas dan ospek fakultas.
“banyak sekali ospek dikampus ini, pikirku hanya sekali ternyata…hmm” gumamku
dalam hati sambil terus berusaha merapikan barisan agar tak menarik perhatian
penitia yang sedang haus akan kesalahan peserta. “kumpul perkelompok, ketua team
bantu anggota team nya untuk merapikan diri, periksa apakah team kalian sudah
kumpul semua atau belum” teriak seseorang yang tak kalah mempesona dengan
postur tubuh yang cukup tinggi, namun masih kalah tinggi dibanding senior yang
ku lamunkan tadi.
“nin, lembang dingin banget ngk yah? Aku takut asma ku
kambuh apalagi disana kan kita tiga hari, pasti jadwa makan kita ngk teratur
deh, pasti kita gaakan dikasih tidur, belom lagi, dini hari pasti ada acara
jurit malam hmm” bisik teman perempuanku ita yang dari tadi berbaris tepat dibelakangku. “ngktau, akukan belom pernah
kesana, pasti dingin. Kamu bawa obatnya kan?” jawabku dengan bisikan sambil terus
berjaga-jaga kalau-kalau ada panitia yang mungkin memperhatikan kami. “kalo
inhaler sih aku bawa, tapi kan kalo asma itu….” Obrolan kami terputus karena
teriakan salah seorang panitia “ada yang enak-enakan ngegosip nih ternyata,
enak banget yah kalian berdiri manis sambil ngegosip” sindiran sekaligus
teguran yang membuat kami langsung tertunduk dan bungkan seketika, bahkan
setelah itupunn kami tidak berani lagi untuk meneruskan obrolan yang belum usai
tadi.
“tenang nin, jangan kepancing, diemin aja Cuma tiga hari
doang ko, sabar sabar. Astagfirullah” teriakku dalam hati tanpa suara.
Setelah semua persiapan mantap, dan panitia sudah memastikan
bahwa semua peserta sudah terkumpul dan tidak ada yang tertinggal, maka kami
berangkat menuju lembang, tepatnya di manggala giri tirta. Karena waktu itu
kami semua berangkat sekitar jam 9 pagi, maka dipertengahan jalan bus kami
terhenti karena panggilan sang khalik yang tidak bisa kami hindari apalagi
diabaikan.
“brrrr, belum sampai ke lembang aja ini aer udah menusuk
nusuk nembus tulang gini yaaah :/ “ temanku ita membuka obrolan yang memecah
kebungkaman kami sejak teguran panitia tadi. “iyaa, udah kebayang gimana
dinginnya lembang nanti, pasti segeer deh suasana pagi disana hmmm ngk sabar”
antusiasku dibalik ketenangan sambil menikmati segarnya air wudhu….
To be Continued J
